Pangkalan Bun – Dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Satgas Aman Nusa II Polda Kalimantan Tengah melaksanakan patroli malam di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Dalam kegiatan tersebut, personel menemukan sejumlah titik api yang masih menyala dan segera melakukan upaya pemadaman serta pembasahan di lokasi terdampak.
Meski dilaksanakan pada malam hari, personel tetap bergerak sigap untuk menangani titik api yang ditemukan. Upaya pemadaman dan pembasahan dilakukan guna menekan potensi penyebaran api sekaligus mencegah munculnya kembali titik api akibat bara yang masih tersisa di area bekas terbakar.
Dansatbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan dan komitmen personel, termasuk dalam kondisi malam hari. Ia menegaskan bahwa setiap titik api harus ditangani secara optimal demi mencegah kebakaran meluas dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam penanganan karhutla, tanpa mengenal waktu. Setiap titik api yang ditemukan harus segera ditangani agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” tegas Kombes Pol Dieno Hendro Widodo.
Melalui patroli dan upaya pemadaman yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Satgas Aman Nusa II Polda Kalteng terus berupaya mengendalikan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat, menjaga kelestarian kawasan hutan, serta mencegah dampak kebakaran yang lebih luas.





